• Home
  • Travel
  • Life Style
    • Category
    • Category
    • Category
  • About
  • Contact
  • Download
facebook twitter instagram linkedin

nanda pangesti

Something in the Rain atau Pretty Noona Who Buys Me Food menceritakan tentang kisah cinta beda usia dimana pria lebih muda dibandingkan wanitanya. Secara harfiah tidak ada yang salah jika wanita mencintai pria lebih muda atau pria mencinta wanita yang lebih tua. Tapi ada stigma negatif yang menempel pada kisah seperti ini. 


Yoon Jin Ah bisa dibilang tak beruntung soal asmara. Di masa lalu, Ia sangat popular di kalangan pria karena kecantikannya. Tapi sekarang usianya sudah memasuki 35 tahun. Pria-pria yang dulu mengejarnya mungkin sudah berkeluarga. Kekasihnya Lee Gyu Min (diperankan Oh Ryong) meminta putus dengan sangat menyakitkan. Di saat yang sama Ibunya justru terus meminta ia segera menikah. Tipikal Ibu yang kolot yang menginginkan menantu kaya dan berpendidikan semakin membuat Jin Ah merana. 


Seo Joon Hee kembali ke kehidupan Jin Ah di saat yang tepat. Ia baru saja pulang dari luar negeri dan bekerja di gedung yang sama dengan Jin Ah. Ia sudah menganggap Joon Hee seperti adik karena memang ia adalah adik dari sahabat karibnya. Tapi Joon Hee berubah menjadi pria dewasa sepulangnya dari luar negeri. Ia mampu mengisi kekosongan di hati Jin Ah. 

Jin Ah dan Joon Hee sempat serba salah menghadapi perasaan mereka masing-masing. Mengingat usianya, Jin Ah tentu saja malu dengan perasaannya kepada Joon He. Sementara Joon Hee terlalu takut mendapatkan penolakan. Jin Ah yang memiliki karakter "dipikir ntar" akhirnya menggenggam tangan Joon Hee terlebih dahulu.


Setelah berpacaran pun, keduanya harus merahasiakan hubungan mereka sementara waktu. Tak ingin membuat orang-orang syok dan mencari waktu yang tepat. Tak ada jaminan Jin Ah akan mendapatkan restu orang tuanya. Terutama Ibu Jin Ah yang memandang rendah Joon Hee karena latar belakang keluarganya. Pekerjaannya sebagai designer game juga tak menolong padangan emak-emak satu ini. Belum tentu juga Seo Kyung Sun, kakak Joon Hee dan sahabat Jin Ah memberikan restunya, meskipun ia sangat menyayangi sahabatnya. Tapi berlama-lama menyembunyikan hubungan mereka kepada Kyung Sun juga bisa membuat dia merasa dikhianati. 


Bisa jadi judul "Pretty Noona Who Buys Me Food" memang terinspirasi dari kisah Song Jong Ki dan Song Hye Kyo. Kalimat itu diambil dari kata-kata Song Hye Kyo ketika ditanya tentang kedekatannya dengan Song Jong Ki dan Yoo Ah In. "Bagi Song Jong Ki dan Yoo Ah In, Aku adalah Noona baik hati yang membelikan mereka makanan". Hmm... mungkin juga Sutradara sekedar memanfaatkan popularitas SongSong Couple untuk menarik penonton. 

Tapi tampaknya gimmick SongSong Couple tersebut hanya terasa di awal saja. Selanjutnya, penggemar drama korea tertarik dengan ketampanan Jung Hae In, senyum Jung Hae In dan tentu saja chemistry Jung Hae In dengan Son Ye Jin. Ini pertama kalinya bagi Jung Hae In menjadi first lead (tokoh utama) di dalam drama. Sebelumnya di While You Were Sleeping dan Prison Playbook, ia hanya menjadi second lead dan peran pendukung saja. Tapi sudah dapat diprediksi jika ia akan segera di puncak popularitas. 


Tonton kemesraan mereka
Kiss Scene Jung Hae In dan Son Ye Jin

Dan wajah Jung Hae In dari tahun ke tahun
Transformasi Jung Hae In 2013-2018

Info terupdate
Jung Hae In - Son Ye Jin Real Couple?



Share
Tweet
Pin
Share
2 comments
Lee Ji An (IU) yang dingin di drama My Ahjussi.

My Ahjussi atau My Mister menjadi drama paling kontroversial saat ini. Drama ini langsung mendapatkan protes bahkan ketika masih dalam tahap pemilihan pemain karena karakter utama, Lee Ji An dan Park Hoon Dong yang memiliki perbedaan usia sekitar 20 tahun. Dalam cerita, Lee Ji An masih berusia 20 tahun dan Park Hoon Dong 40 tahun. Publik Korea sangat sensitif dengan kisah semacam ini. 

Kemungkinan yang ditakutkan adalah akan banyak gadis usia muda yang biasanya mudah terbuai oleh cerita drama, mengharapkan pria yang lebih tua untuk menyelesaikan masalah kehidupan yang dihadapi. Karena biasanya banyak drama korea yang hanya menjual fantasi dan melodrama semata. Untungnya My Ahjussi merupakan drama yang berbeda. Drama ini sangat realistis dan matang.

Lee Ji An (IU) dan Park Hoon Dong (Lee Sun Kyun)

Sebenarnya setelah tayang, drama IU ini kembali mendapatkan protes karena adegan kekerasan antara Lee Ji An dan Lee Kwang Il (yang diperankan Jang Ki Yong). Ada yang menganggap jika adegan itu seperti "meromantiskan kekerasan dalam pacaran". Padahal hubungan antara keduanya belum diungkap. Dan adegan kekerasan ini memang dibutuhkan dalam cerita. Kalau dihapus akan mengubah esensi cerita. Seharusnya juga tidak menjadi masalah karena drama ini tayang di TVN, saluran TV kabel Korea. Apalagi jam tayangnya pukul 21.30 jadi jauh dari jangkauan anak-anak. 

Akting IU menuai pujian.

Drama ini memang sangat realistis. Terutama soal karakter-karakter di dalamnya. Pertama Lee Ji An. Mungkin akan sangat biasa jika ditulis bahwa ia gadis miskin yang bekerja sebagai karyawan kontrak di kantor besar. Ia juga memiliki catatan kriminal karena membunuh rentenir yang menganiaya keluarganya. Membaca kemalangan Lee Ji An pasti bakal ada yang komentar, "ah klasik". Ya, saya juga mengeluarkan komentar seperti itu ketika belum menonton. 

Lee Ji An memakai kacamata untuk menutupi lebam di mata.

Karakter Lee Ji An dibawakan dengan baik oleh IU. Ia menunjukan peningkatan kualitas akting. Melihat Lee Ji An, kita akan melupakan IU yang cantik, ceria, multi-talented dan unyu-unyu. Karena dengan memilih karakter ini, Saya yakin IU berniat naik kelas dalam hal akting. IU berubah menjadi orang yang benar-benar dingin dan tidak tersentuh. 

Kehidupan Park Hoon Dong yang sempurna tapi tidak bahagia.

Jangan dikira kehadiran Park Hoon Dong dalam kehidupan Lee Ji An akan menjadi mata air di tengah padang gurun. Park Hoon Dong memiliki ketidakbahagiaannya sendiri meski posisinya di kantor adalah seorang manajer. Ia harus rela dipimpin oleh juniornya jaman kuliah dulu yang selalu ingin menjatuhkannya. Park Hoon Dong terkadang harus berada di posisi dimana ia merasa terhina. Kehidupan pernikahannya juga tak bahagia. 

Selain Park Hoon Dong dan Lee Ji An, ada dua karakter lagi yang menjadi sentral cerita. Yakni dua saudara Park Hoon Dong, Park Sang Hoon dan Park Gi Hoon. Mereka menilai kehidupan Park Hoon Dong sangat sempurna sementara mereka adalah wujud dari kehidupan yang gagal. Baik karir maupun keluarga. Sebagai saudara, Park Hoon Dong hanya bisa meratapi nasib Sang Hoon dan Gi Hoon sambil diam-diam meratapi nasibnya sendiri. Kalau di dunia nyata kalian menemukan banyak kegagalan, begitu pula di drama ini. 

Adik Park Hoon Dong. Sutradara gagal.

Kakak Park Hoon Dong. Pengusaha bangkrut dan memiliki banyak utang.

Karena itulah drama My Ahjussi menurut saya adalah drama paling realistis. Memiliki karir yang baik belum tentu hidupmu menjadi mudah. Bisa jadi tiap hari adalah neraka dan tiap pagi harus berangkat kerja bagai menuju tempat eksekusi. Begitu juga ketika kita berada di usia seperti Lee Ji An. Banyak pertarungan batin antara harapan dan realita. Pernah dengar kan kalimat "Hidup tak seindah drama korea". Nah nonton my ahjussi mungkin beberapa di antara kalian akan mensyukuri karena hidup nggak sepahit hidup Lee Ji An. 

Lee Ji An memata-matai kehidupan Park Hoon Dong.

Jika ada hal yang tidak realistis dalam drama ini, adalah sisi lain Lee Ji An sebagai kriminal kelas kakap. Seakan tak memiliki teman tapi ada dua orang yang membantunya. Pegawai kebersihan di kantor dan pemuda yang tampak seperti gamer tapi anehnya dia juga paham hacking. Entah apa hubungan Lee Ji An dengan pemuda mau melakukan semua perintah IU ini. Atau mungkin akan diungkap di episode pertengahan atau akhir. Lee Ji An dengan mudah memeras CEO perusahaan agar memberinya uang. Handphone Park Hoon Dong juga dipasang semacam penyadap sehingga ia mengetahui semua percakapan Park Hoon Dong. 

Terlepas dari hal yang tidak realistis jika dibandingkan dengan kerealistisan dalam drama ini, My Ahjussi sangat Saya rekomendasikan untuk ditonton. Cerita yang matang dan tidak biasa memberikan warna tersendiri di tengah drama-drama yang masih airing.

Selamat menonton sobat koreaku 😘



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Sebelum menjawab mana yang lebih seru, Queen of Mystery Season 1 atau Queen of Mystery Season 2? Boleh lah kita flashback dikit cerita misteri ala detektif ini. 

Queen of Mystery Season 1

Di season pertama, Yoo Seol Ok yang diperankan oleh Choi Kang He (Yup, one of my favorite actress) menjadi istri seorang Jaksa. Ia harus mengubur cita-citanya sebagai polisi wanita dan fokus menjadi menantu dan istri. Yoo Seol Ok merasa terkekang dengan tugas-tugas rumah tangga dan ibu mertua yang terlalu mengaturnya. Sebenarnya dari situasi dan kondisi Yoo Seol Ok di season pertama sama sekali ga keren. Wanita yang sebenarnya tidak berdaya. Dari penampilannya pun aneh menurut saya. Walaupun akan banyak yang menilai gaya pakaian dia unik.

Yang membuat karakter ini keren adalah cara dia memecahkan sebuah misteri kasus kriminal. Rasa penasarannya tinggi dan pantang menyerah. Detektif yang memiliki julukan anjing gila, Ha Wan Seung diperankan (Kwon Sang Wo) diam-diam mengakui kemampuannya. Sayang, gengsinya sebagai detektif dan juga laki-laki membuat dia sering menghalangi Seol Ok saat akan memecahkan kasus. Tapi dari kasus ke kasus tiap episodenya asli bikin penasaran dan ga sabar menunggu episode selanjutnya (jikalau nonton pas masih airing). Kisah percintaan sahabat Seol Ok, Kyung Mi dengan Bae Kwang Tae bikin gemas di season pertama. Perolehan rating juga cukup sukses di angka 10%.

 Queen of Mystery Season 2.

Sementara itu, kondisi di season kedua jauh berbeda. Seol Ok memutuskan berpisah dengan suaminya yang tak menepati janji membuka kasus orang tua Seol Ok. Lalu apakah kisah cinta antara Seol Ok dan Wan Seung bersambut di season kedua? Jangan terlalu berharap ya. Cerita asmara mereka semulus jalan tol di Jakarta yang sedang macet nggak bisa gerak. Hiks. Sayang sekali. 

Choi Kang He dan Kwon Sang Wo.

Seol Ok jauh lebih keren dari penampilan dan karakternya. Ia seolah lepas mengekpresikan diri sendiri setelah terbebas dari pernikahan. Tapi Wa Seung tetap sama saja soal genggi. Dia konsisten. Bukan berarti hubungan mereka nggak manis ya. Seperti season pertama, Seol Ok dan Wa Seung selalu bersama kemana-mana. Memecahkan kasus demi kasus yang kebanyakan terjadi di sekitar Seol Ok. Mereka tidak pacaran tapi terlalu sweet kalau disebut sebatas teman. Gemash deh pokoknya. 

Untuk yang suka cerita detektif mungkin drama ini bisa jadi tontonan menghibur. Tapi jangan disamakan dengan Voice atau Signal yang sedikit (atau banyak) lebih serius. Kesimpulannya, Queen of Mystery season 2 lebih seru menurut saya. Karena Seol Ok tidak melulu berurusan dengan ibu mertua. Tapi fokus pada kasus dan cara pemecahannya. Tapi entah kenapa rating yang didapatkan tidak sesuai ekspektasi. Hingga saat ini Queen of Mystery season 2 hanya mendapatkan rating sekitar 6% saja. 

Buat yang udah nonton, menurut kalian lebih seru mana? 


Terima kasih sudah membaca. Sarange ~
Share
Tweet
Pin
Share
3 comments
Tulisan ini dibuat untuk mengapresiasi Drama yang masih airing yang menurut saya sangat bagus. Semoga membantu kalian yang sedang mencari drama untuk ditonton. Judulnya "a Poem a Day". Saya cenderung menilai bagus atau tidaknya drama atau film dari ceritanya. Aktor atau aktris justru tidak begitu penting. Dan "a Poem a Day" memiliki cerita dan gaya penyampaian yang sangat menarik. Penulis tampak sangat cekatan mengolah cerita dan Sutradara mampu memberikan roh di setiap adegan. Sementara aktor dan aktrisnya masih tergolong pendatang baru. Mereka memang tidak memasang wajah-wajah yang familiar. 
Tiada bunga yang mekar tanpa terayun. Bunga tercantik sekali pun semuanya mekar dengan terayun. Dengan terayun, mereka dapat tumbuh dalam posisi tegak. 
Itulah puisi pertama di episode pertama drama ini. Puisi yang sangat menyentuh bagi orang yang sedang putus asa. Dan memotivasi agar jangan tenggelam dalam keputusasaan itu. Beberapa drama menyelipkan puisi pada cerita. Masih ingat kan puisi di drama Goblin yang fenomenal itu? Kayaknya bukan kebetulan kalau saya menyukai drama ini. Karena baik Goblin atau a Poem a Day adalah favorit saya sepanjang masa. Menemukan mereka cukup membuat hati berbunga padahal tidak sedang jatuh cinta (jadi romatis gini mungkin efek puisi).

Pemeran Utama (Dari kanan ke kiri ) Jang Dong Yoon, Lee Yoo Bi, Lee Joon Hyuk.

Para pemain Drama a Poem a Day. Adalah yang kalian hapal?

Ceritanya tentang seorang physical therapist yang bekerja di rumah sakit bernama Woo Bo Young. Ia menjalani kehidupan yang berat setelah ayahnya meninggal. Tanpa sengaja menemukan puisi yang akhirnya menemaninya menjalani hidup. Sebenarnya ia ingin kuliah sastra namun bersikap realistis dengan memilih jurusan physiotherapy. Meski demikian, Bo Young sangat berdedikasi dalam bekerja. Salah satunya dengan menempelkan puisi untuk menyemangati pasiennya. 

Setiap moment terasa bagaikan kuncup bunga. 
Saat aku menyesalinya
Apa yang terjadi dahulu mungkin adalah harta yang berharga
Seseorang di masa lalu, sosok masa-masa itu
mungkin adalah hartaku yang berharga
Aku seharusnya lebih dekat denganmu
lebih sering berbicara denganmu
Aku semestinya lebih mendengarkanmu
lebih dalam mencintaimu
Aku bertanya-tanya apakah aku pergi karena lelah mendengarkanmu?
Seolah aku telah kehilangan akal
Aku seharusnya lebih menghargai masa itu
Setiap momen bagaikan kuncup bunga
Kuncup yang mekar ketika aku bersemangat
Karakter Bo-Young sangat real. Wanita mandiri dan bertanggung jawab. Bukan orang yang suka melemparkan pekerjaan pada orang lain. Berkali-kali menerima kesialan juga ia tanggapi dengan kata-kata, "Jangan emosi dan buang-buang waktu. Fokus pada pekerjaan!" untuk menyemangati diri sendiri.
 Lee Yoo Bi sebagai Woo Bo Young saat sedang bekerja.

Woo Bo Young saat menyatakan cinta.

Judul internasionalnya memang A Poem a Day tapi judul lainnya adalah You Who Forget Poetry. Tampaknya memang dikhususkan bagi mereka yang menyukai puisi. Tapi tanpa pengesampingkan cerita ya. Setiap episode kamu akan dimanjakan dua atau tiga puisi pendek yang dibaca oleh Bo Young. Kebanyakan mewakili perasaannya. Saya lebih suka judul You Who Forget Poetry. Karena drama ini membuat saya kembali buka-buka buku puisi yang lama tidak disentuh. 

Sebenarnya saat menulis ini, drama ini baru tayang 2 episode. Tapi saya sudah sangat suka dan ingin menulisnya. Semoga bisa menjadi referensi ya.


Bye. 
Foto Shin Jae Ha yang pernah jadi adik Lee Jong Suk di While You Sleeping. 
Jadi salah satu pemeran drama ini juga. Tapi bukan pemeran utama. 

Puisi Woo Bo Young lainnya
Puisi Woo Bo Young (part 1)
Puisi Woo Bo Young (part 2)
Puisi Woo Bo Young (part 3)

Puisi Woo Bo Young Saat Patah Hati
Puisi Woo Bo Young Saat Patah Hati (part 2)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Hai. Namaku Nanda. Anaknya suka cerita lewat tulisan dan suka belajar tentang kehidupan. Terima kasih sudah mampir, ya!

Follow My Instagram

  • Instagram

recent posts

Sponsor

Blog Archive

  • ▼  2019 (4)
    • ▼  September (1)
      • Review Drama Arthdal Chronicles
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
  • ►  2018 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (4)
    • ►  April (2)
    • ►  March (7)
    • ►  February (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2015 (2)
    • ►  November (2)
  • ►  2013 (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2012 (5)
    • ►  June (2)
    • ►  February (3)
  • ►  2011 (18)
    • ►  November (5)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  March (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2010 (13)
    • ►  December (1)
    • ►  March (11)
    • ►  January (1)
  • ►  2009 (3)
    • ►  April (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2008 (1)
    • ►  December (1)

Subscribe To

Posts
Atom
Posts
All Comments
Atom
All Comments
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose